Langsung ke konten utama

Jejak Langkah

Judulnya memang mirip salah satu masterpiace Mas Pram, tak mengapa..memang saya pengagumnya, hehehe.

Berkali-kali disarankan untuk membuat blog sederhana, tapi seringkali merasa belum perlu.

"Yaaa, mana kita tahu perlu/belum perlu kalau kita belum mencoba", pernah terlintas dikepala waktu itu saat sedang 'santai' di toilet (ditemani bacaan favourite akan membuat suasana di dalamnya begitu menyenangkan 😅 - mungkin perlu kalian coba)

Kata Mas Pram, "menulis adalah bekerja untuk keabadian". Bagaimana bisa kalimat sederhana seperti itu bisa begitu membekas? Ternyata benar, sekalipun tulisan kita tidak sebaik dan sehebat mereka yang hebat..setidaknya kita merasa abadi dengan cara kita (seolah-olah) menuangkan diri dalam tulisan sederhana kita.

Sekecil-kecilnya, sesederhanya, tulisan kita jika berangkat dari kemurnian, pasti akan membawa satu hal baik, sekalipun masih sangat kecil.

Hebatnya, saat jari-jari saya mengetik baris ini..tanpa sadar senyum terbersit karena merasa menjadi sedikit lebih abadi.

Tentu kalian bertanya dalam hati, "masa?"...

Sudah, percaya saja. Setidaknya agar setelah ini kepala saya punya akses ke tempat yang ada tulisan berikutnya. hehehe.



SALAM ANAK BARU!! 😄

Komentar